Latest Post
Tampilkan postingan dengan label Penelitian Tindakan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Penelitian Tindakan. Tampilkan semua postingan
10.23
Oleh
Yhunika Lutvi Marisha1 dan Sutama2
1Mahasiswa Pendidikan Matematika FKIP UMS,yhunika.marisha@gmail.com
2Staf Pengajar UMS Surakarta, sutama_mpd@yahoo.com
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan komunikasi dan hasil belajar matematika bagi siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Kartasura dengan strategi pembelajaran kontekstual dalam pembelajaran matematika. Penelitian menggunakan penelitian tindakan kelas. Sumber data guru dan siswa. Teknik pengumpulan data observasi, tes, catatan lapangan dan dokumentasi. Data
dianalisis secara komparatif dan interaktif. Keabsahan data dengan triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian, pertama penerapan strategi pembelajaran kontekstual dapat meningkatkan komunikasi dan hasil belajar matematika siswa kelas VIIIE SMP Negeri 2 Kartasura. Kedua peningkatan komunikasi belajar matematika yaitu (a) siswa yang mampu menyatakan ide matematika dari kondisi awal 9,1% siklus I 31,45% dan siklus II 73,6%, (b) siswa yang mampu menggambarkan ide ke dalam model matematika dari kondisi awal 6,1% siklus I 36,2% siklus II 79,6%, (c) siswa yang mampu menuliskan ide matematika dalam bentuk visual dari kondisi awal 18,2% siklus I 50,35% siklus II 83,1%, dan (d) siswa yang mampu menjelaskan konsep matematika dari kondisi awal 9,1% siklus I 33,05% siklus II 70,1%. Ketiga peningkatan hasil belajar matematika dari
kondisi awal 35,71%, siklus I 61,3% siklus II 76,7%.
Kata Kunci: komunikasi, hasil belajar, kontekstual
Selengkapnya silahkan download: Klik Disini
PENINGKATAN KOMUNIKASI DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA DENGAN STRATEGI PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL BAGI SISWA SMP
Written By Sutama on Selasa, 29 Januari 2013 | 10.23
Oleh
Yhunika Lutvi Marisha1 dan Sutama2
1Mahasiswa Pendidikan Matematika FKIP UMS,yhunika.marisha@gmail.com
2Staf Pengajar UMS Surakarta, sutama_mpd@yahoo.com
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan komunikasi dan hasil belajar matematika bagi siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Kartasura dengan strategi pembelajaran kontekstual dalam pembelajaran matematika. Penelitian menggunakan penelitian tindakan kelas. Sumber data guru dan siswa. Teknik pengumpulan data observasi, tes, catatan lapangan dan dokumentasi. Data
dianalisis secara komparatif dan interaktif. Keabsahan data dengan triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian, pertama penerapan strategi pembelajaran kontekstual dapat meningkatkan komunikasi dan hasil belajar matematika siswa kelas VIIIE SMP Negeri 2 Kartasura. Kedua peningkatan komunikasi belajar matematika yaitu (a) siswa yang mampu menyatakan ide matematika dari kondisi awal 9,1% siklus I 31,45% dan siklus II 73,6%, (b) siswa yang mampu menggambarkan ide ke dalam model matematika dari kondisi awal 6,1% siklus I 36,2% siklus II 79,6%, (c) siswa yang mampu menuliskan ide matematika dalam bentuk visual dari kondisi awal 18,2% siklus I 50,35% siklus II 83,1%, dan (d) siswa yang mampu menjelaskan konsep matematika dari kondisi awal 9,1% siklus I 33,05% siklus II 70,1%. Ketiga peningkatan hasil belajar matematika dari
kondisi awal 35,71%, siklus I 61,3% siklus II 76,7%.
Kata Kunci: komunikasi, hasil belajar, kontekstual
Selengkapnya silahkan download: Klik Disini
Label:
Makalah,
Penelitian,
Penelitian Tindakan
10.16
Oleh: Farida Yuliati
Guru SLB B YPALB Karanganyar
E-Mail: farida_421@yahoo.co.id
Abstrak
Tujuan penelitian ini untuk meningkatan penguasaan konsep bilangan bagi anak tunarungu kelas 1 SLB – B melalui permainan dhakon. Subyek penenlitian 4 siswa kelas 1 SLB – B YPALB Karanganyar. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas. Teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Validitas data menggunakan trianggulasi sumber dan metode. Analisis data deskriptif kualitatif. Hasil penelitian siklus 1,
Terdapat perubahan nilai hampir pada setiap anak. Perubahan nilai satu angka terjadi pada 3 orang anak. Perubahan nilai dua angka terjadi pada 1 orang anak.
Rata-rata nilai anak 6, sehingga berada pada rentang 40%<P≤60% dengan kategori pencapaian indikator kinerja cukup. Meskipun mengalami kenaikan nilai, tetapi masih ada 1 anak yang nilainya dibawah 6 (KKM). Pada siklus 2 terdapat perubahan nilai pada setiap anak. Perubahan nilai satu terjadi pada 2 anak. Perubahan nilai dua angka terjadi pada 3 anak. Tidak ada nilai dibawah 6
(KKM). Rata-rata nilai anak 7,5 sehingga berada pada rentang 60%<P≤80% dengan kategori pencapaian indikator kinerja tinggi. Pada siklus kedua kenaikan nilai sudah sesuai indikator kinerja yang ditetapkan 60%<P≤80% atau ‘tinggi’. Kesimpulan penelitian, ada peningkatan penguasaan konsep bilangan bagi siswa kelas I SLB-B YPALB Karanganyar setelah dilakukan tindakan melalui
permainan dhakon.
Kata kunci : Konsep bilangan, anak tunarungu, permainan, dhakon
Selengkapnya silahkan download: Klik Disini
MENINGKATKAN PENGUASAAN KONSEP BILANGAN PADA ANAK TUNARUNGU MELALUI PERMAINAN DHAKON
Oleh: Farida Yuliati
Guru SLB B YPALB Karanganyar
E-Mail: farida_421@yahoo.co.id
Abstrak
Tujuan penelitian ini untuk meningkatan penguasaan konsep bilangan bagi anak tunarungu kelas 1 SLB – B melalui permainan dhakon. Subyek penenlitian 4 siswa kelas 1 SLB – B YPALB Karanganyar. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas. Teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Validitas data menggunakan trianggulasi sumber dan metode. Analisis data deskriptif kualitatif. Hasil penelitian siklus 1,
Terdapat perubahan nilai hampir pada setiap anak. Perubahan nilai satu angka terjadi pada 3 orang anak. Perubahan nilai dua angka terjadi pada 1 orang anak.
Rata-rata nilai anak 6, sehingga berada pada rentang 40%<P≤60% dengan kategori pencapaian indikator kinerja cukup. Meskipun mengalami kenaikan nilai, tetapi masih ada 1 anak yang nilainya dibawah 6 (KKM). Pada siklus 2 terdapat perubahan nilai pada setiap anak. Perubahan nilai satu terjadi pada 2 anak. Perubahan nilai dua angka terjadi pada 3 anak. Tidak ada nilai dibawah 6
(KKM). Rata-rata nilai anak 7,5 sehingga berada pada rentang 60%<P≤80% dengan kategori pencapaian indikator kinerja tinggi. Pada siklus kedua kenaikan nilai sudah sesuai indikator kinerja yang ditetapkan 60%<P≤80% atau ‘tinggi’. Kesimpulan penelitian, ada peningkatan penguasaan konsep bilangan bagi siswa kelas I SLB-B YPALB Karanganyar setelah dilakukan tindakan melalui
permainan dhakon.
Kata kunci : Konsep bilangan, anak tunarungu, permainan, dhakon
Selengkapnya silahkan download: Klik Disini
Label:
Makalah,
Penelitian,
Penelitian Tindakan
09.54
Oleh:
Rosidah Aliim Hidayat
Pendidikan Guru Sekolah Dasar UST
Jl. Batikan,Tuntungan UH III/1043 Umbulharjo Telp.(0274) 7009648 Yogyakarta
55167Rosidahaliim@yahoo.co.id
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterampilan guru SD bersertifikat pendidik dalam (1) perencanaan pembelajaran matematika, (2) pelaksanaan pembelajaran matematika, dan (3) evaluasi. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan desain etnografi; subyek penelitian kepala sekolah, guru dan siswa di SD N Cemara 2 Surakarta tahun 2011/2012; teknik pengumpulan data, metode wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi; teknik analisis data, model alur; keabsahan data, triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian, (1) keterampilan guru dalam perencanaan menyusun indikator sesuai dengan taraf perkembangan siswa hanya saja motivasi dan minat siswa kurang diperhatikan oleh guru. Pemberian materi dikaitkan dengan kehidupan sehari-hari. Dalam pembelajaran materi konsep, siswa diajak aktif agar mampu memperoleh konsep materi yang diajarkan. Guru menyesuaikan metode dengan karakteristik siswa (menggunakan permainan). Penilaian dideskripsikan mulai dari awal sampai akhir, hal tersebut disebabkan orangtua selalu memantau perkembangan anaknya, (2) keterampilan guru dalam pelaksanaan pembelajaran dengan cara menyiapkan peralatan yang akan digunakan di kelas. Pengajuan pertanyaan dalam apersepsi kurang menantang. Kurang mengaitkan materi dengan pengetahuan lain yang masih relevan. Wakil salah satu siswa maju membuat rangkuman belajar dengan mengaitkan kehidupan sehari-hari, dan (3) keterampilan guru dalam evaluasi mampu memahami hasil belajar masing-masing siswa, baik afektif dan psikomotorik serta kognitif.
Kata Kunci: keterampilan, sertifikat, perencanaan, pelaksanaan, evaluasi.
Selengkapnya silahkan download: Klik Disini
KETERAMPILAN GURU BERSERTIFIKAT PENDIDIK DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA
KETERAMPILAN GURU BERSERTIFIKAT PENDIDIK DALAM
PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI SD NEGERI CEMARA 2
SURAKARTA
PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI SD NEGERI CEMARA 2
SURAKARTA
Oleh:
Rosidah Aliim Hidayat
Pendidikan Guru Sekolah Dasar UST
Jl. Batikan,Tuntungan UH III/1043 Umbulharjo Telp.(0274) 7009648 Yogyakarta
55167Rosidahaliim@yahoo.co.id
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterampilan guru SD bersertifikat pendidik dalam (1) perencanaan pembelajaran matematika, (2) pelaksanaan pembelajaran matematika, dan (3) evaluasi. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan desain etnografi; subyek penelitian kepala sekolah, guru dan siswa di SD N Cemara 2 Surakarta tahun 2011/2012; teknik pengumpulan data, metode wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi; teknik analisis data, model alur; keabsahan data, triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian, (1) keterampilan guru dalam perencanaan menyusun indikator sesuai dengan taraf perkembangan siswa hanya saja motivasi dan minat siswa kurang diperhatikan oleh guru. Pemberian materi dikaitkan dengan kehidupan sehari-hari. Dalam pembelajaran materi konsep, siswa diajak aktif agar mampu memperoleh konsep materi yang diajarkan. Guru menyesuaikan metode dengan karakteristik siswa (menggunakan permainan). Penilaian dideskripsikan mulai dari awal sampai akhir, hal tersebut disebabkan orangtua selalu memantau perkembangan anaknya, (2) keterampilan guru dalam pelaksanaan pembelajaran dengan cara menyiapkan peralatan yang akan digunakan di kelas. Pengajuan pertanyaan dalam apersepsi kurang menantang. Kurang mengaitkan materi dengan pengetahuan lain yang masih relevan. Wakil salah satu siswa maju membuat rangkuman belajar dengan mengaitkan kehidupan sehari-hari, dan (3) keterampilan guru dalam evaluasi mampu memahami hasil belajar masing-masing siswa, baik afektif dan psikomotorik serta kognitif.
Kata Kunci: keterampilan, sertifikat, perencanaan, pelaksanaan, evaluasi.
Selengkapnya silahkan download: Klik Disini
Label:
Makalah,
Penelitian,
Penelitian Tindakan
09.31
Abstrak
Penelitian dengan penerapan metode edutainment humanizing the classroom mini, bertujuan untuk meningkatkan prestasi belajar dan memberdayakan sarana prasarana yang ada agar pembelajaran menyenangkan.Penelitian ini di laksanakan di SMA Muhammadiyah 2 Surakarta dengan menggunakan pendekatan fenomenologi. Pengumpulan data menggunakan observasi, dokumentasi dan wawancara. Tektik analisis data menggunakan reduksi data, sajian data danVerifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode edutainment humanizing the classroom dengan melengkapi alat peraga, yang tertata pada museum mini di setiap ruang mata pelajaran, penataan tempat duduk siswa dengan berbagai formasi sesuai dengan kebutuhan sehingga pembelajaran sangat menyenangkan bagi siswa. Peningkatan Prestasi belajar siswa sangat nyata.
Berdasarkan data, kelulusansiswa 100%. Demikian juga prestasi belajar siswa kelas X dan XI, berdasarkan analisa peneliti pada laporan hasil belajar siswa 89,9% siswa telah tercapai atau tuntas untuk semua kompetensi dasar pada setiap mata pelajaran. Inti dari proses pembelajaran di kelas, siswa bersemangat, antusias, dan menyenangkan dalam mengikuti pelajaran, tidak merasa terbebani
dan menjadikan pembelajaran di kelas sebagai sesuatu yang menakutkan.
Kata Kunci : Metode edutainment, Humanizing the classroom, Moving class, prestasi belajar.
Selengkapnya silahkan download: Klik Disini
PENERAPAN METODE EDUTAINMENT HUMANIZING
PENERAPAN METODE EDUTAINMENT HUMANIZING THE CLASSROOM DALAM BENTUK MOVING CLASS SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR
OLEH: SRI DARWATI,S.Pd.M.Pd
Abstrak
Penelitian dengan penerapan metode edutainment humanizing the classroom mini, bertujuan untuk meningkatkan prestasi belajar dan memberdayakan sarana prasarana yang ada agar pembelajaran menyenangkan.Penelitian ini di laksanakan di SMA Muhammadiyah 2 Surakarta dengan menggunakan pendekatan fenomenologi. Pengumpulan data menggunakan observasi, dokumentasi dan wawancara. Tektik analisis data menggunakan reduksi data, sajian data danVerifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode edutainment humanizing the classroom dengan melengkapi alat peraga, yang tertata pada museum mini di setiap ruang mata pelajaran, penataan tempat duduk siswa dengan berbagai formasi sesuai dengan kebutuhan sehingga pembelajaran sangat menyenangkan bagi siswa. Peningkatan Prestasi belajar siswa sangat nyata.
Berdasarkan data, kelulusansiswa 100%. Demikian juga prestasi belajar siswa kelas X dan XI, berdasarkan analisa peneliti pada laporan hasil belajar siswa 89,9% siswa telah tercapai atau tuntas untuk semua kompetensi dasar pada setiap mata pelajaran. Inti dari proses pembelajaran di kelas, siswa bersemangat, antusias, dan menyenangkan dalam mengikuti pelajaran, tidak merasa terbebani
dan menjadikan pembelajaran di kelas sebagai sesuatu yang menakutkan.
Kata Kunci : Metode edutainment, Humanizing the classroom, Moving class, prestasi belajar.
Selengkapnya silahkan download: Klik Disini
Label:
Makalah,
Penelitian Tindakan
09.15
Katakunci: kontekstual, ruang, media, materi, interaksi, autentik.
Selengkapnya silahkan download: Klik Disini
PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA KONTEKSTUAL
Oleh:
Sutama, Sabar Narimo, dan Haryoto
Magister Manajemen Pendisikan PPs UMS
Jl. A. Yani Pabelan, Kartasura, Telp. 0271 730772 Tromol Pos 1 Surakarta
Sutama_mpd@yahoo.com
Sutama, Sabar Narimo, dan Haryoto
Magister Manajemen Pendisikan PPs UMS
Jl. A. Yani Pabelan, Kartasura, Telp. 0271 730772 Tromol Pos 1 Surakarta
Sutama_mpd@yahoo.com
Abstrak
Penelitian tahun I, ditujukan untuk mendeskripsikan pembelajaran matematika yang dilakukan guru dan pengembangan pembelajaran matematika kontekstual di Sekolah Dasar pasca bencana erupsi Merapi Selo Boyolali Jawa Tengah. Penelitian ini secara keseluruhan menggunakan penelitian danpengembangan. Penelitian tahun I menggunakan pendekatan kualitatatif.
Informan kepala, guru, dan siswa. Teknik pengumpulan data, observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Teknik analisis data secara interaktif dengan metode alir. Keabsahan data, triangulasi metode dan sumber. Hasil Penelitian Pertama, Pembelajaran matematika yang dilakukan guru. Rencana pelaksanaan pembelajaran belum dibuat secara mandiri. Pengelolaan ruang model klasikal. Pengelolaan media visual. Pengelolaan materi ajar bersumber satu buku.
Pengelolaan interaksi, didominasi guru. Penilaian aspek kognitif. Kedua, Pengembangan pembelajaran matematika kontekstual. Rencana pelaksanaan pembelajaran dengan strategi kontekstual berdasar masalah dalam kelompok kecil melalui lima langkah kegiatan. Pengelolaan ruang di dalam kelas, setting ruang berubah secara siklus. Pengelolaan ruang di luar kelas, bebas sesuai tujuan pembelajaran. Pengelolaan media, visual dan proyeksi diam. Pengelolaan materi ajar, dikembangkan dari berbagai macam bahan ajar. Pengelolaan interaksi, berpusat pengalaman belajar siswa. Evaluasi pembelajaran, autentik berdasarkan semua aspek.
Penelitian tahun I, ditujukan untuk mendeskripsikan pembelajaran matematika yang dilakukan guru dan pengembangan pembelajaran matematika kontekstual di Sekolah Dasar pasca bencana erupsi Merapi Selo Boyolali Jawa Tengah. Penelitian ini secara keseluruhan menggunakan penelitian danpengembangan. Penelitian tahun I menggunakan pendekatan kualitatatif.
Informan kepala, guru, dan siswa. Teknik pengumpulan data, observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Teknik analisis data secara interaktif dengan metode alir. Keabsahan data, triangulasi metode dan sumber. Hasil Penelitian Pertama, Pembelajaran matematika yang dilakukan guru. Rencana pelaksanaan pembelajaran belum dibuat secara mandiri. Pengelolaan ruang model klasikal. Pengelolaan media visual. Pengelolaan materi ajar bersumber satu buku.
Pengelolaan interaksi, didominasi guru. Penilaian aspek kognitif. Kedua, Pengembangan pembelajaran matematika kontekstual. Rencana pelaksanaan pembelajaran dengan strategi kontekstual berdasar masalah dalam kelompok kecil melalui lima langkah kegiatan. Pengelolaan ruang di dalam kelas, setting ruang berubah secara siklus. Pengelolaan ruang di luar kelas, bebas sesuai tujuan pembelajaran. Pengelolaan media, visual dan proyeksi diam. Pengelolaan materi ajar, dikembangkan dari berbagai macam bahan ajar. Pengelolaan interaksi, berpusat pengalaman belajar siswa. Evaluasi pembelajaran, autentik berdasarkan semua aspek.
Katakunci: kontekstual, ruang, media, materi, interaksi, autentik.
Selengkapnya silahkan download: Klik Disini
Label:
Makalah,
Penelitian,
Penelitian Tindakan
02.05
Tahun II
Tahun III
Contoh Penulisan Jadual Penelitian
Written By Sutama on Kamis, 10 Januari 2013 | 02.05
Berikut saya berikan contoh pembuatan Jadual Penelitian dalam penulisan proposal penelitian tindakan matematika yang telah saya buat:
PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA KONTEKSTUAL BERBASIS LESSON
STUDY DI SD PASCA BENCANA ERUPSI MERAPI SELO BOYOLALI JAWA TENGAH
Tahun I
|
No.
|
Kegiatan
|
Bulan ke .....
|
|||||||
|
1
|
2
|
3
|
4
|
5
|
6
|
7
|
8
|
||
|
1.
|
Persiapan dan penyusunan proposal penelitian.
|
x
|
|
|
|
|
|
|
|
|
2.
|
Ijin penelitian dan penelusuran pustaka yang relevan
|
|
x
|
X
|
|
|
|
|
|
|
3.
|
Mengkaji pustaka yang relevan dan penyusunan instrumen penelitian
|
|
x
|
X
|
x
|
|
|
|
|
|
4.
|
Survei eksplorasi strategi pembelajaran matematika yang dilakukan guru SD
Selo Boyolali Jawa Tengah
|
|
x
|
X
|
x
|
x
|
|
|
|
|
5.
|
Analisis hasil survei eksplorasi strategi pembelajaran matematika yang
dilakukan guru SD Selo Boyolali Jawa Tengah
|
|
|
X
|
x
|
x
|
|
|
|
|
6.
|
FGD hasil analisis strategi
pembelajaran matematika yang dilakukan guru SD Kota Surakarta
|
|
|
|
|
x
|
x
|
|
|
|
7.
|
Workshop penyusunan Buku Ajar: Strategi Pembelajaran Matematika Kontekstual
Berbasis Lesson Study
|
|
|
|
|
|
x
|
x
|
|
|
8.
|
FGD review Buku Ajar: Strategi
Pembelajaran Matematika Kontekstual Berbasis Lesson Study
|
|
|
|
|
|
|
x
|
|
|
9.
|
Penyusunan draf laporan dan Artikel Jurnal Terakriditasi/International
|
|
|
|
|
|
|
x
|
x
|
|
10.
|
Penyusunan laporan dan seminar hasil penelitian tahun I
|
|
|
|
|
|
|
|
x
|
Tahun II
|
No.
|
Kegiatan
|
Bulan ke .....
|
|||||||
|
1
|
2
|
3
|
4
|
5
|
6
|
7
|
8
|
||
|
1.
|
Persiapan penelitian dan kajian
pustaka
|
x
|
x
|
|
|
|
|
|
|
|
2.
|
Menyusun instrumen penelitian
|
|
x
|
|
|
|
|
|
|
|
3.
|
Workshop pengembangan materi
ajar mat.kontektual berbasis lesson
study
|
|
|
X
|
|
|
|
|
|
|
4.
|
Workshop penyusunan RPP mat. kontektual berbasis lesson study
|
|
|
X
|
|
|
|
|
|
|
5.
|
Workshop penyusunan instrumen evaluasi PBM mat. kontektual
berbasis lesson study
|
|
|
|
x
|
|
|
|
|
|
6.
|
Workshop penyusunan bahan ajar mat. (SD) kontektual berbasis
lesson study
|
|
|
|
x
|
x
|
|
|
|
|
7.
|
FGD review materi ajar dan RPP mat. (SD) kontektual berbasis lesson study
|
|
|
|
|
|
x
|
x
|
|
|
8.
|
FGD review inst.evaluasi
dan bahan ajar mat. (SD) kontektual berbasis lesson study
|
|
|
|
|
|
|
x
|
|
|
9.
|
Penyusunan draf laporan
penelitian dan Artikel Jurnal Terakriditasi/ International
|
|
|
|
|
|
|
x
|
x
|
|
10.
|
Penyusunan laporan dan seminar
hasil penelitian
|
|
|
|
|
|
|
|
x
|
Tahun III
|
No.
|
Kegiatan
|
Bulan ke .....
|
|||||||
|
1
|
2
|
3
|
4
|
5
|
6
|
7
|
8
|
||
|
1.
|
Persiapan penelitian dan penyusunan
instrumen penelitian
|
x
|
|
|
|
|
|
|
|
|
2.
|
Workshop penerapan model
pembelajaran yang dikembangkan
|
|
x
|
|
|
|
|
|
|
|
3.
|
Peer teaching model
pembelajaran yang dikembangkan
|
|
|
X
|
|
|
|
|
|
|
4.
|
Ujicoba model
pembelajaran yang dikembangkan
|
|
|
|
x
|
x
|
|
|
|
|
5.
|
FGD analisis hasil uji coba dan model pembelajaran ter-revisi
|
|
|
|
|
x
|
|
|
|
|
6.
|
Eksperimen PBM Mat.
|
|
|
|
|
|
x
|
x
|
|
|
7.
|
Workshop analisis hasil
eksperimen
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
8.
|
FGD penyempurnaan model pembelajaran yang dikembangkan
|
|
|
|
|
|
|
x
|
|
|
9.
|
Penyusunan draf laporan
penelitian dan Artikel Jurnal Terakriditasi/ International
|
|
|
|
|
|
|
x
|
x
|
|
10.
|
Penyusunan laporan dan seminar
hasil penelitian
|
|
|
|
|
|
|
|
x
|
Label:
Penelitian Tindakan



=





